Mahasiswa KKN dan Magang Unhas-UMI Selesai Tugas di Kejati Sulsel
KEJATI SULSEL, Makassar- Sebanyak 84 mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) secara resmi ditarik dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Jumat (15/8/2025). Acara penarikan ini menandai berakhirnya masa pengabdian dan praktik kerja para mahasiswa di lembaga penegak hukum tersebut.
Penarikan mahasiswa ini dihadiri oleh perwakilan dari kedua universitas dan jajaran Kejati Sulsel. Dari UMI, hadir Dr. Hj. Sri Lestari Poernomo, S.H., M.H. sebagai dosen pembimbing, sementara dari Unhas diwakili oleh Dr. Syarif Saddam Rivanie Parawansa, S.H., M.H. Kehadiran para dosen pembimbing menunjukkan sinergi antara dunia akademis dan instansi pemerintah dalam mencetak generasi muda yang kompeten.
Rombongan mahasiswa yang ditarik terdiri dari 21 orang mahasiswa KKN Profesi Angkatan 75 UMI, 31 orang mahasiswa KKN Gelombang 114 Unhas, dan 32 orang mahasiswa magang dari Unhas. Selama bertugas, mereka terlibat dalam berbagai kegiatan yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing, mendapatkan pengalaman praktis, serta memahami lebih dalam tentang sistem kerja di Kejaksaan.
Dalam acara penarikan tersebut, Kasubag Kepegawaian pada Asisten Bidang Pembinaan Kejati Sulsel, Nur Utami Dewi Saudi, menyampaikan apresiasinya. Ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi para mahasiswa selama berada di Kejati Sulsel. Nur Utami juga menyampaikan permohonan maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan dari pihak Kejati selama proses bimbingan.
Lebih lanjut, Nur Utami memberikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa. Ia menekankan pentingnya bagi mereka untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh.
"Kami berharap adik-adik mahasiswa untuk selalu menjunjung tinggi budaya disiplin, yang merupakan kunci penting dalam meniti karier di dunia kerja," pesan Nur Utami.
Program KKN dan magang ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga membangun karakter mahasiswa menjadi pribadi yang lebih profesional dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah.